Senin, 07 Oktober 2024

Regulasi SKB Jabatan Pengawas Lingkungan Hidup CPNS 2024

instagram.com/gakkum_klhk

Hai, bertemu lagi dengan saya! Kali ini saya ingin membagikan list judul regulasi materi SKB CPNS yang saya lamar tahun ini. Doakan saya ya gaes, saat ini sebentar lagi akan keluar pengumuman jadwal pelaksaan ujian tes SKD. Semoga saya kebagian jadwal di tanggal-tanggal terakhir ya gaes, biar makin maksimal belajarnya, hehe. Aamiin. So, kurang lebih berikut ini materi yang harus saya pelajari nanti setelah ujian SKD.

1. UU No.11/2020 - Cipta Kerja (Ditetapkan oleh UU No.6/2023) mengubah:
    • UU No.32/2009 - Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH)
    • UU No.41/1999 - Kehutanan
    • UU No.18/2013 - Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan

2. PP No.22/2021 - Penyelenggaraan PPLH mencabut:
    • PP No.27/2012 - Izin Lingkungan
    • PP No.101/2014 - Pengelolaan Limbah B3
    • PP No.82/2001 - Pengelolaan Kualitas Air, Pengendalian Pencemaran Air
    • PP No.41/1999 - Pengendalian Pencemaran Udara
    • PP No.19/1999 - Pengendalian Pencemaran dan/atau Perusakan Laut
    • PP No.74/2001 - Pengelolaan B3

3. PerMenLH No.14/2013 - Simbol dan Label B3
4. PerMenLH No.6/2021 - Pengelolaan Limbah B3
5. UU No.18/2008 - Pengelolaan Sampah

6. PerMenLH No.14/2020 - ISPU: Indeks Standar Pencemar Udara
7. PerMenLH No.11/2021 - Baku Mutu Emisi Mesin dengan Pembakaran Dalam
8. PerMenLH No.13/2021 - Sistem Informasi Pemantauan Emisi Industri Terus-menerus (CEMS)

9. PerMenLH No.5/2014 - Baku Mutu Air Limbah diubah ke-2 oleh PerMenLH No.P16/2019
10. PerMenLH No.P68/2016 - Baku Mutu Air Limbah Domestik
11. PerMenLH No.59/2016 - Baku Mutu Air Lindi TPA
12. PerMenLH No.P93/2018 - Pemantauan Kualitas Air Limbah Terus-menerus Dalam-jaringan bagi 13.Usaha dan/atau Kegiatan (SPARING) diubah oleh PerMenLH No.80/2019

14. PerMenLH No.7/2014 - Kerugian Akibat Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan
15. PerMenLH No.P22/2017 - Pengelolaan Pengaduan Dugaan Pencemaran/Perusakan LH/Hutan
16. PerMenLH No.2/2013 - Pedoman Sanksi Administratif di Bidang PPLH
17. PP No.4/2001 - Pengendalian Pencemaran dan/atau Kerusakan Berkaitan dengan Karhutla

18. PP No.5/2021 - Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (Sistem OSS)
19. PerMenLH No.4/2021 - Daftar Usaha dan/atau Keg. yang Wajib AMDAL, UKL-UPL atau SPPL
20. PerMenLH No.5/2021 - Tata Cara Penerbitan Pertek dan SLO Pengendalian Pencemaran LH
21. PerMenLH No.P102/2018 - Tata Cara Perizinan Pembuangan Air Limbah Secara Online (OSS)
22. PerMenLH No.16/2012 - Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup

23. UU No.32/2024 merubah UU No.5/1990 - KSDAE (Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya)
24. UU No.5/1994 - Pengesahan Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati
25. Perdirjen KSDAE No.P8/2020 - Juknis Inventarisasi & Verifikasi “Kawasan dengan Nilai Keaneka- ragaman Hayati Tinggi” di Luar KSA, KPA dan TB (Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam dan Taman Buru)

Sekian list di atas, semoga bermanfaat. Bisa jadi ada regulasi yang belum ditambahkan, materi pokok SKB ini bersumber dari sini. Doakan saya keterima PNS di jabatan yang berperan penting buat lingkungan ini ya, gaes. Have a nice day!

Kamis, 04 November 2021

Dune (2021) Era Nolan Telah Habis, Selamat Datang Denis Villeneuve!

nerdist.com/article/dune-part-one-questions-answered-denis-villeneuve-timothee-chalamet

Jadi, ini postingan atau konten pertamaku setelah sedikit perkenalan di post sebelumnya. Ya, jadi konten pertamaku ini ingin menuliskan review film. Salah satu hobiku adalah menonton film. Di sini aku ingin membahas salah satu film yang paling kutunggu-tunggu di tahun 2021 ini. Apalagi kalau bukan, DUNE! Tulisan ini akan menjelaskan mengapa saya menuliskan judul seperti itu. Sorry to you, Nolan-fanboys! :)

Sebelum masuk ke pembahasan Dune, saya ingin membahas bagaimana tahun 2020 kemarin seharusnya menjadi tahunnya Denis bersama dengan Nolan yang seharusnya bisa merilis karya mereka di tahun yang sama. Tetapi seperti yang kita tahu, akhirnya Dune harus rela untuk memundurkan jadwal rilis dan baru bisa tampil ke khalayak umum secara global per tanggal 22 Oktober 2021. Beruntungnya di Indonesia sendiri seperti beberapa film hollywood lainnya kebagian jadwal rilis lebih awal, yaitu tanggal 13 Oktober 2021 seperti halnya di beberapa negara di Eropa yang juga memiliki tanggal tersendiri rilis lebih cepat dari tanggal rilis global.

Saya mulai dari pendapat saya mengenai film Tenet, karya terbaru garapan Christopher Nolan yang rilis global di akhir tahun 2020 sedangkan di Indonesia baru masuk ke bioskop di awal tahun 2021 lalu. Pertama, disini saya akui bahwa saya menonton film tersebut dengan cara yang tidak seharusnya, if you know what I mean and I'm sorry Mr. Nolan for that, :( Tapi tapi,.. ini bukan tanpa alasan bahwa saya menonton filmnya doi yang super keren tersebut secara visual secara ilegal yang seharusnya saya tonton di bioskop ketika saya selesai menonton film tersebut. Jadi, sudah seperti kebiasaan saya bila ada sebuah film bagus yang sudah direncanakan untuk nonton di bioskop saya selalu membaca beberapa komentar netizen terlebih dahulu sebelum benar-benar meyakinkan diri apakah film tersebut worth it-kah bila ditonton di bioskop.

Kaskus, blogger review film dan konten review film di Youtube menjadi media yang saya kunjungi tatkala ingin membaca komentar dan diskusi netizen dari film tersebut. Kanal Youtube kesukaan saya perihal review film diantaranya ada Sumatran bigfoot dan Cine crib. Dari komentar-komentar yang saya baca sudah dipastikan film Tenet menjadi salah satu another his most ambitious movies dan digadang-gadang menjadi film paling rumit secara konsep dan alur yang pernah ia buat. Ya, karena review film Tenet ini sudah telat saya yakin kalian semua juga sudah menontonnya dan memiliki pandangan pribadi masing-masing terhadap film ini. Buat saya pribadi, setelah menonton film ini hanya satu kata terpatri di kepalaku: KECEWA.

Ya, bagaimana tidak. Jauh sebelum film ini tayang, ketika trailer dirilis jelas Tenet punya konsep yang sangat menarik. Inversion. Konsep tersebut saya harapkan bakal lebih wah dan epik dibandingkan Inception yang masih menjadi film favoritku dari doi selain The Dark Knight, tentunya. Sedari awal saya sudah curiga film terbaru ini tidak akan menjadi yang terbaik dari doi setelah melihat hasil perolehan box office as global dan film terakhir doi yang kutonton di bioskop, Dunkirk. Selain dari pandangan saya terhadap film ini setelah menonton, efek pandemi yang kala itu sedang tinggi-tingginya melegalkan saya untuk mengurungkan saya menonton film ini di bioskop and I'm a bit glad and sad in the same time to watch it at home.

Review singkat saya tentang film ini adalah Nolan sudah memiliki konsep yang bagus tapi saya tidak suka dengan tempo film ini yang terasa secepat kilat meskipun film ini berdurasi 2 jam 20 menit. Ini yang paling saya kritisi dari film teranyar Nolan tersebut. Nolan menjejalkan berbagai macam istilah ilmiah dengan dialog explaination-nya seperti yang ia lakukan di Inception. Tapi entah otak saya yang lemot untuk mencerna penjelasannya atau karena filmnya saya merasa belum selesai mencerna topik apa yang sedang mereka bahas scene sudah berpindah ke adegan selanjutnya. Hampir sepanjang film sering saya rasakan experience tersebut dan tentu karena saya menontonnya di rumah saya sampai harus beberapa kali harus pause or rewind untuk memahami dialognya. Nggak kebayang seperti apa otak saya atau mood saya ketika menonton film ini didalam bioskop. Dibandingkan film Dunkirk, jelas saya lebih enjoy menonton film tersebut selain disamping nilai jual cinematic experience yang ditawarkan Dunkrik meskipun film tersebut tidak berkesan di hati saya ketika saya keluar dari bioskop kala itu.

The point is, sejak Dunkirk saya melihat daya magis Nolan sudah semakin pudar membuat kita takjub seperti film-film doi sebelumnya. Setelah film ini, saya bahkan sudah tidak tertarik dengan proyek film-film doi berikutnya seperti pengumuman proyek selanjutnya doi berupa biopik Oppenheimer di tahun 2023 yang akan bersaing dengan Dune: Part Two nanti. Hanya bisa berharap sih doi bisa kembali bersinar dengan film-film doi seperti Interstellar contohnya yang saya suka juga. Apalagi ketika saya bandingkan dengan karya terbarunya Denis Villeneuve, I should admit it now I'm a Denis fan!

Nah, jadi Dune ini...

Ps. Judul post sebelum ini adalah Dune (2021) Karya Teranyar Denis Villeneuve yang Membuatku Berpaling dari Nolan!

Hi, Welcome to My Blog!

ousamaranking.fandom.com/wiki/Bojji

Setelah beberapa kali bikin blog, semoga ini jadi blogku yang terakhir dan semoga bisa punya niat dan tekad yang serius untuk mengisi banyak konten di blog ini. Selamat datang di blog saya, disini saya belum memiliki tujuan blog ini akan aku isi konten seperti apa, jadi tunggu saja ya postingan saya berikutnya. Terimakasih sudah berkunjung...